"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi juga kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui"...
سلامت داتڠ .. (^_^)
ربنا هب لنا من أزواجنا وذريتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين إماما
Jangan Lupa Membaca Bismillah dan Berselawat Kepada Nabi S.A.W. Semoga Pengembaraan Anda di Blog Najeeba DiBerkati Allah..Ameen.. Syukran wa Jazakallhu Khairan.. :)
Friday, April 10, 2009
++ wat each kiss mean
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi juga kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui"...
++ ~tmpahan bilik di neraka jahanam~
Gadis itu dalam lingkungan 20 tahun. Di dalam bas itu, ada seorang tua yang dipenuhi uban menegurnya: "Wahai pemudi! Alangkah baiknya jika kamu berpakaian yang baik, yang sesuai dengan ketimuran dan adat serta agama Islam kamu, itu lebih baik daripada kamu berpakaian begini yang pastinya menjadi mangsa pandangan liar kaum lelaki.... " nasihat orang tua itu.
Namun, nasihat yang sangat bertetapan dengan tuntutan agama itu dijawab oleh gadis itu dengan jawapan yang mengejek: "Siapalah kamu hai orang tua? Apakah di tangan kamu ada anak kunci syurga? Atau adakah kamu memiliki sejenis kuasa yang menentukan aku bakal berada di syurga atau neraka?" Setelah menghamburkan kata-kata yang sangat menghiris perasaan orang tua itu, gadis itu tertawa mengejek panjang.
Tidak cukup setakat itu, si gadis lantas cuba memberikan telefon bimbitnya kepada orang tua tadi sambil melafazkan kata-kata yang lebih dahsyat. "Ambil handphone ku ini dan hubungilah Allah serta tolong tempahkan sebuah bilik di neraka jahannam untukku," katanya lagi lantas ketawa berdekah-dekah tanpa mengetahui bahawasanya dia sedang mempertikaikan hukum Allah dengan begitu biadab.
Orang tua tersebut sangat terkejut mendengar jawapan daripada si gadis manis. Sayang sekali, wajahnya yang ayu tidak sama dengan perilakunya yang buruk. Penumpang-penumpang yang lain turut terdiam malah ada yang menggelengkan kepala kebingungan. Semua yang di dalam bas tidak menghiraukan gadis muda yang tidak menghormati hukum-hakam agama itu dan mereka tidak mahu menasihatinya kerana khuatir dia akan akan menghina agama dengan lebih teruk lagi.
Sepuluh minit kemudian bas pun tiba di perhentian. Gadis seksi bermulut celupar tersebut di dapati tertidur di muka pintu bas. Puas pemandu bas termasuk para penumpang yang lain mengejutkannya tapi gadis tersebut tidak sedarkan diri. Tiba tiba orang tua tadi memeriksa nadi si gadis. Sedetik kemudian dia menggeleng-gelengkan kepalanya. Gadis itu telah kembali menemui Tuhannya dalam keadaan yang tidak disangka. Para penumpang menjadi cemas dengan berita yang menggemparkan itu. Dalam suasana kelam kabut itu, tiba tiba tubuh gadis itu terjatuh ke pinggir jalan. Orang ramai segera berkejar untuk menyelamatkan jenazah tersebut. Tapi sekali lagi mereka terkejut. Sesuatu yang aneh menimpa jenazah yang terbujur kaku di jalan raya. Mayatnya menjadi hitam seolah-olah dibakar api. Dua tiga orang yang cuba mengangkat mayat tersebut juga kehairanan kerana tangan mereka terasa panas dan hampir melecur sebaik saja menyentuh tubuh si mayat. Akhirnya mereka memanggil pihak keselamatan menguruskan mayat itu.
Begitulah kisah ngeri lagi menyayat hati yang menimpa gadis malang tersebut. Apakah hasratnya menempah sebuah bilik di neraka dimakbulkan Allah? Na'uzubillah, sesungguhnya Allah itu Maha Berkuasa di atas segala sesuatu. Sangat baik kita jadikan iktibar dan pelajaran dengan kisah benar ini sebagai Muslim sejati. Jangan sesekali kita mempertikaikan hukum Allah mahupun sunnah RasulNya s.a.w. dengan mempersendakan atau mengejek. Kata kata seperti ajaran Islam tidak sesuai lagi dengan arus kemodenan dunia hari ini atau sembahyang tidak akan buat kita jadi kaya dan seumpamanya adalah kata-kata yang sangat biadab dan menghina Allah, pencipta seluruh alam.
Ingatlah teman, kita boleh melupakan kematian, tetapi kematian tetap akan terjadi kepada kita. Hanya masanya saja yang akan menentukan bila kita akan kembali ke alam barzakh. Janganlah menjadi orang yang bodoh, siapakah orang yang bodoh itu? Mereka itulah orang yang ingin melawan Tuhan Rabbul 'alamin. Apabila anda enggan melaksanakan suruhan Tuhan bererti anda ingin melawan arahan Tuhan.
Sewaktu di sekolah anda tertakluk dengan undang-undang sekolah, dalam pekerjaan anda tertakluk dengan undang-undang yang dilakar oleh majikan anda, di dalam negeri anda tertakluk di bawah undang-undang negara anda. Begitu taksub sekali anda terhadap undang-undang itu sehingga terlalu prihatin takut kalau melanggar undang-undangi tersebut . Apabila anda berpijak di bumi ini, anda juga tertakluk dengan undang-undang yang telah di gubal oleh yang pemilik yang menjadikan bumi ini.
Setiap Sultan ada taman larangannya, begitu juga Allah s.w.t. taman laranganNya adalah perkara-perkara yang telah diharamkan bagi hamba-hambaNya di muka bumi ini. Sama samalah kita memohon agar Allah sentiasa memberi kita petunjuk di atas jalan yang benar dan agar Dia memberikan kekuatan agar kita sentiasa dapat menjaga lidah kita, amin.
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi juga kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui"...
Thursday, April 9, 2009
++ LIMA MAKSIAT YANG DISEGERAKAN BALASANNYA
Perkara-perkara itu ialah:
1.
++ SIAPA SANGKA APA YANG ADA PADA WANITA..??
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi juga kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui"...
Wednesday, April 8, 2009
++ Bersantai.... ++ Menonton filem 'LOLA RENNT' dari Germany ++
Pada hari selasa yang lepas, aku bersama rakan2 dari kelas Bahasa German menonton filem (yang agak menarik) dari Germany..Tajuknye ' LOLA RENNT @ RUN LOLA RUN'..perjalanan citer nyer agak simple..dan sesiapa yang menonton cite ni akan tetanye2 kenapa ada 3 plot cerita yang berbeza...(nak tahu knp aku cakap camni, tgklah sendiri ye...hehe) ;p
overall, aku beri 8 * dari 10...huhu..not bad lah.. ;))
The film begins with Lola receiving a phone call from her boyfriend Manni. He works as a low-level courier for Ronnie, a local crime boss. Manni was supposed to bring 100,000 deutschmarks (the profits from some the ostensibly illicit sale of diamonds) to his boss. Lola fails to pick him up after the exchange due to her scooter being stolen that morning, so he had to take the subway. He panics when he sees some police officers on the subway and gets off of the train, accidentally leaving the bag with the 100,000 marks behind. The bag is picked up by a homeless person.
Manni has to deliver the 100,000 marks in 20 minutes or face punishment or get killed by his boss. Manni reveals to Lola that he plans to rob a nearby supermarket to get the money. Lola urges him to wait and tells him she will get him the money. Lola slams down her phone and starts to think about who can possibly help her. She decides to ask her father.
First run
As Lola flees from her apartment, a punk with a dog is shown on the staircase. The dog growls at her, causing her to scream and sprint faster. With little time and no vehicle, Lola runs through the streets of Berlin to get to her father's bank, with the intention of asking him for the money. On her way, she distracts a man driving his car and he gets into an accident with a white BMW driven by some large bodybuilders. On the way, to her father's bank, she runs past the homeless man carrying the bag with Manni's money. As she is running, a man on a bicycle offers to sell his bicycle to her, which she declines. Lola's father refuses to give her any money, and says that he feels unappreciated at home, and that he is leaving Lola and her mother for his mistress. He also announces that he is not Lola's real father. Lola runs to where Manni is anyway, passing an ambulance that stops in front of a crew of workers carrying a window pane. She arrives at the street corner a few moments too late; Manni's robbery is already in progress. Lola decides to help Manni rob the store. The two flee on foot afterwards but find themselves surrounded by police, and a nervous police officer accidentally shoots Lola in the chest after Manni throws the bag with its stolen money into the air. While Lola is dying, a sequence of her memory (or, possibly, her consciousness) is shown. In it, Lola and Manni are together talking in bed. Lola questions Manni about his love for her and remains unconvinced that it is genuine. The scene fades in a sea of red.
Second run
As she is dying, Lola decides she does not want to give up her struggle, and says "Stop". At this point the film starts again from the point where Lola begins running to help Manni. She again is going to try to get the money from her father. This time, the punk with a dog in the stairway trips her, injuring her leg and causing her to limp slightly. She again distracts the man driving who again gets into the accident with the BMW. As with the first run, she passes the homeless man as well as the man with the bicycle. Lola arrives at the bank a few moments later because of her limp, which leaves enough time for her father's mistress to explain that she is pregnant by someone else. Lola hears more of the argument this time, and becomes infuriated. She then robs her father's bank with a gun grabbed from the bank's security officer, and takes off with the money to meet Manni. She tries to hitch a ride from the same ambulance as before but her distracting the driver makes the ambulance crash into the window pane, stopping it for a few seconds. When Lola reaches Manni he is run down by the same ambulance as he crosses the street to meet her. After Manni is killed by the ambulance another memory sequence ensues in which Lola and Manni's roles are reversed: Manni questions Lola about her love for him.
Third run
The story starts a third time. Lola is a split second faster, as she leaps over the punk on the steps (and growls at the dog scaring it). This time the car drives in front of her and she ends up on its hood; she recognizes the driver as Mr. Meyer's (her father's co-worker). The white BMW drives past, and Mr. Meyer is able to get to work and pick up Lola's father. As a result, Lola misses her father completely. Not knowing what to do, she decides to simply keep running. However her father, along with Mr. Meyer now end up in an apparently fatal car crash as the homeless guy with the money (on the bicycle he bought from the man who had tried to sell it to Lola in the previous two runs) distracts the driver. Lola enters a casino, buys a single 100-mark chip, and finds a roulette table. She wins two consecutive bets on the number "20" (an echo of the 20 minutes of her journey), which gives Lola 127,000 Marks, more than enough money to help Manni, but she still must catch him in time. She hitches a ride in the same ambulance, unnoticed by the driver, as it stops in front of the crew with the window pane. The ambulance is carrying the security guard from her father's bank who has apparently suffered a heart attack, as foreshadowed by his clutching his chest and his loud heartbeats in the Second Run earlier in the film. (Although some English subtitles here have Lola saying "I'll stay with him," the actual German line is "Ich gehöre zu ihm", which translates as "I'm with him".) She holds Schuster's hand, and moments later, his heart rate begins to return to normal. The paramedic is stunned and relieved.
Meanwhile, Manni has borrowed a phone card from a blind woman (portrayed for the third time) to make phone calls as he futilely seeks a loan. As in the other sequences, he returns the phone card to the woman, but this time the woman gestures with her head, and Manni looks up to notice the homeless guy with his money riding by on a bicycle. Manni chases the homeless man down and retrieves his money. Feeling sorry for the homeless man, Manni gives him his pistol. Manni then rushes to deliver the money to Ronnie on time. Lola arrives to find Manni stepping out of Ronnie's car and shaking his boss's hand. The movie ends with Manni asking Lola what is in the bag she is carrying.
Connections between the runs
Throughout the film, Lola bumps into people, talks to them, or simply passes them by. Their resulting futures are then conveyed in a series of still frames. The futures are widely divergent from encounter to encounter. In one scenario, a woman whom Lola accidentally bumps into remains poor and kidnaps an unattended baby after her child was taken away by social workers. In another scenario the woman wins the lottery and becomes rich. In the third scenario, the woman experiences a religious conversion.
Although the three runs are presented as alternative realities, there are a number of incidents which only make sense if the three runs take place sequentially. For example, in the first reality, a nervous Lola is shown by Manni how to use a gun by removing the safety, whereas she does this as if remembered from a previous experience in the second reality. Lola's encounters with Schuster also contain an air of the supernatural.
more at :CLICK HERE
-------------------------------------------------------------------------------------------------
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi juga kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui"...
Mari Me'release' tension~
Selamat Mencuba!!
ni ala taichi sikit la… sebagai intro dan warming up..
tiru la macam ni… untuk melegakan bahu dan leher..
wa..wa..aaa
gerak kekanan kemudian ke kiri..
gerak ke kiri kemudian ke kanan
ikut je ler… jangan terpusing kepala udah la..
tepuk kuat kuat kat dahi.. ni untuk hilang mengantuk..
dah tu buat gerakan tangan dan badan… buat macam happy aje..
kemudian goyang2 kaki dan badan sikit… buat macam takde masalah…
buat secara agresif pula… jangan peduli apa orang lain kata..
hilangkan semua stress…
pusingkan kepala…
tengok muka kat cermin sambil goyang2.. lawa tak…
akhir sekali buat joget kucing…
--------------
kalau tak hilang juga stress tu ambil bantal kecik gi tidur bawah meja..
Sekian~
